Tags


Apa itu bahagia? Jika kau tahu mimpi terdalam sahabatmu. Sahabat kami, yang masa kecilnya dihajar Chairil, terkenang akan topi arjunanya. Bukan sembarang topi, karena dirangkai dari daun nangka. Kebetulan di Cijapun, banyak pohon nangka. Maka pergilah si petani malas ke kebon pagi kemarin, mengumpulkan dedaunan nangka. Datang ke RPM (Roeang Petani Malas) ditumpahkannya dedaunan dari ember. “Mari kita rangkai topi daun nangka demi masa lalu dia dan kita.”

si kawan yang ultah

Dua topi terangkai sederhana, bak mahkota dari daun zaitun milik Asterix dan Obelisk yang baru memenangkan lomba lari marathon di Athena. Satu topi bertelinga menjulur ke bawah, satunya ke atas. Terbahak kami memakainya, terkenang akan sekilas bahagia di masa kecil.

Topi nangkaku mengingatkan akan hari indah di desa mbahku di Dradah, Jombang. Puas makan nangka masak, bersama kawan kurambah daunnya. Menatanya menjadi tiara buat raja antah berantah. Mungkin itu pula yang dilakukan si Kepala Tinta, membayangkan dirinya Arjuna yang sedang memanah musuhnya, kemiskinan dan kebodohan di sekitarnya. Semoga daun nangka itu yang mengantarnya ke negeri Obama.

*tulisan ini untuk mengenang ultah seorang kawan yang kebetulan jatuh di bulan ini

*pernah terpublih di kompasiana, juga di note fb