Tags

,


Tiga tahun lalu seorang kawan berkisah tentang usaha barunya, membuat sabun bulus. Dia sebut demikian, karena salah satu bahan pembuat sabun, yaitu minyak (bisa nabati bisa hewani), dia ambil dari minyak bulus.

sabun bulus, sabun coklat

sabun bulus, sabun coklat

“Apa tidak melanggar hak asasi kebinatangan?” saya ingin tahu, “karena harus membantai sekian bulus untuk diambil lemaknya?”

“Tidak. Aku pakai limbah dari sate bulus,” jawab teman yang tinggal di Jogja tadi.

Sate bulus memang dikenal di ujung utara Jogja. Ada saja penggemarnya walau tak banyak. Di antara para pengobat tradisional, minyak bulus dikenal punya khasiat khusus, di antaranya :

1. sebagai penyembuh berbagai mavam penyakit kulit dan luka bakar

2. untuk merawat kulit, baik mengencangkan, menghaluskan, memutihkan kulit kusam

3. membesarkan alat vital dan mengencangkan payudara (‘katanya’)

Khasiat di atas karena minyak bulus kaya dengan vitamin A, C, dan E.

Muka saya tidak tahan dengan sabun muka berbahan kimia. Maka saat itu terbersit keinginan untuk mencoba, dengan membeli satu gelondongan sabun bulus. Karena beli langsung dari produsen, harganya lumayan murah, Rp 80.000 buat satu gelondongan (sekitar 25-30 cm) yang dapat dibagi menjadi 15-16 iris sabun bulat tadi. Bisa untuk persediaan selama lebih  satu tahun.

Hasilnya saya rasakan beberapa hari paska pemakaian. Mulanya muka terasa pedih, tapi kemudian kulit menjadi ‘enak’, bersih, tak kusam, bahkan tanpa memakai pelembab setiap hari pun. Kulit muka saya tak lagi mudah teriritasi. Jerawat nyaris tak pernah muncul. Kini sudah tiga tahun saya menggunakan produk rumahan tradisional ini.

Saya dengar dari kawan tadi, permintaan akan sabun bulusnya terus berlanjut walau promosi lebih banyak dilakukan dari mulut ke mulut. Saya jadi berpikir, membuat sabun bulus bisa menjadi usaha sampingan yang menarik. Sebagai gambaran, untuk membuat 7,5 gelondongan sabun, dibutuhkan 30 ml minyak bulus. Harga minyak bulus paska limbah, sekitar Rp 850.000 per liter.

Saya tak hendak menjadi pembuat sabun bulus. Tapi hanya ingin mengajak berpikir dagang buat mereka yang berniat. Resep sabun secara umum bisa dilihat di sini.

Bahan minyak dalam sabun, bisa diganti dengan minyak kelapa, minyak sirih, minyak sereh wangi, bahkan cocoa butter. Harga satu kilogram cocoa butter berkisar antara Rp 65.000 – Rp.70.000. Jika menggunakan cocoa butter, sabun pun disebut sabun coklat atau sabun kakao. Efeknya sama, menghaluskan dan mengencangkan kulit, serta menghilangkan bekas luka dan flek hitam. Usut asal industri rumahan berbahan cocoa butter mirip krim pelindung kulit, krim pelembab, dan lainnya akan saya tulis kapan-kapan.

Salam penyabun,