Tags

last harbourfrying salt fisheswaiting for buyerlittle church

morotai, the lust island, a set on Flickr.

Cobalah sekali kau sambang Morotai. Bukan dalam embel-embel promosi wisata ‘Visit Indonesian Year 20xx’ atau ‘Visit Morotai Year 20xx’, karena jika berpamrih, yang kau harap hanya keindahan, semata wajah keindahan pelosok utara Indonesia ini.

Coba kau sambang Morotai, hanya membawa dirimu sendiri, dituntun rasa ingin tahu dan kecintaan akan negeri pulau-pulau. Sebagai anak pulau, mungkin masih tersisa kemanusiaanmu di sana. Mungkin masih tergerak semangatmu membantu dan membangun pulau lain walau hanya kecil. Mungkin sekali.

Cobalah kau sambang Morotai, dengan membuang egomu, membuka sepasang matamu lebar-lebar, meninggikan dua telingamu tegak-tegak, coba dengar dan baca saudaramu di sana. Akan kau dengar lagu merdu, kisah mendayu, juga suara memekik. Akan kau nikmati hidup apa adanya, suka, duka, perih, hangat, bukan sekedar mimpi-mimpi yang digambarkan majalah wisata.

Cobalah kau sambang Morotai, sekali saja. Tak mahal. Mau bersusah, dua tiga juta pun sampai.

Link yang berhubungan :

Menelusuri Jejak McArthur di Morotai

Morotai dalam Gambar

Advertisements