Tags

, ,

Aer gurakan itu minuman khas Maluku Utara. Minuman ini mudah kita peroleh saat duduk-duduk menganggur di rumah makan kota Ternate, atau sekedar menikmati sepoi-sepoi pantai di sekitar Swering. Orang Jawa menyebutnya wedang jahe alias bandrek (tapi bukan badek, lho).

IMG_8004_1_1_1

aer guraka dengan taburan kenari cacah

Minuman ini juga bukan sejenis wedang ronde. Dibuat dari gula mera, jahe, dan kenari, yang diramu secara tak biasa. Kenapa saya sebut tidak biasa? Gula meranya berasal dari sadapan nira yang dibuat oleh penduduk di pelosok kampung. Bisa dari pelosok Tidore, Makian, Bacan. Tapi yang paling enak dari Oklama, Oba, Makian, dan Galela pesisir. Gula mera alias gula aren atau gula jawa atau gula merah ini warnanya hitam, dibungkus dengan daun woka, yaitu tanaman semacam palem. Pembuatannya butuh waktu 2 hari 2 malam. Tak percaya? Datang saja ke Galela atau Bacan!

Bentuk gula mera ini unik, apalagi rasanya. Gula mera yang sudah lama dan mulai mencair biasanya dijual di dalam baskom tanpa pembungkus. Sedang yang kering digantung dengan bungkusan daun woka. Konon gula ini tahan disimpan berbulan-bulan. Bisa sampai 6 bulan tanpa rusak, asal dibungkus dengan daun woka. Harga gula mera yang kecil Rp10.000, yang besar Rp.15.000

Kenari kualitas terbaik konon datang dari Pulau Makian. Dalam sejarah dikisahkan ketika pendudukan Belanda melakukan Hongi Toch Ten, mereka menebangi tanaman cengkeh demi tegaknya monopoli perdagangan rempah-rempah dunia. Penduduk Makian lalu mengganti tanaman cengkeh dengan kenari. Begitu kayanya kandungan minyak dalam kenari, sehingga muncul stereotip dalam masyarakat Maluku Utara bahwa orang Makian (yang umumnya cerdas dan memiliki kedudukan tinggi dalam pemerintahan dan lembaga masyarakat) itu pintar karena sering makan kenari. Benar tidaknya mitos ini, mesti dibuktikan dengan penelitian nih.

Bagaimana aer guraka dibuat? Mula-mula panaskan gula mera, lalu tumbuk atau kepruki jahe sebelum dicampur ke larutan gula merah. Soal pas tidaknya campuran terserah Anda. Kemudian saring air jahe gula mera ini.

Bagian kedua kuliti buah kenari dengan air panas. Lalu tumbuk kenari kasar-kasar. Kemudian taburkan buah kenari ini di atas air gula mera jahe tadi. Lebih nikmat jika aer guraka dihidangkan dengan es batu (menurut saya, lho). Manfaat aer guraka, sepengalaman saya, membuat tubuh hangat sekaligus melarutkan lemak dalam makanan yang baru kita santap. Mirip manfaat brem Bali setelah orang pesta lawar.

Selamat mencoba:D

Advertisements