Tags

,

Tulisan ini untuk menjawab pertanyaan kawan, bagaimana cara membuat sabun sendiri, baik sabun mandi maupun sabun muka yang ramah lingkungan. Kebetulan, belakangan ini saya gemar memasang foto sabun buatan sendiri di fesbuk.

Membuat sabun menggunakan minyak nabati itu mudah. Banyak panduan diberikan untuk membuat sabun di internet, misalnya :

http://www.naturallivingideas.com/10-amazing-homemade-soap-recipes/
http://www.wikihow.com/Make-Organic-Soap
http://candleandsoap.about.com/od/soapmakingbasics/a/How-To-Make-Soap.htm https://www.thesage.com/calcs/LyeCalc.html
dan masih banyak lagi.

Untuk membuat sabun dari sabun sisa atau bekas sabun, bisa lihat di http://soap4fun.blogspot.com/2015/05/rebatching-membuat-sabun-dari-sabun.html

Bisa juga mengunjungi blog sabun milik saya di : http://www.soap4fun.blogspot.com

sabun zaitun buatan sendiri sambil membunuh waktu puasa

sabun zaitun buatan sendiri sambil membunuh waktu puasa

Saya pun belajar membuat sabun dari blog-blog di atas. Saya mulai dengan memahami prinsip dan azas membuat sabun, lalu mencoba membuat sabun paling sederhana yang bahannya melimpah di sekitar, misalnya minyak kelapa dan minyak sawit. Saya tak terpaku pada bahan-bahan berdasar resep blog di atas yang sulit ditemukan di sekitar, sehingga harus membeli di supermarket besar atau toko tertentu. Saya juga tak fanatik dengan resep sabun tertentu.

Umumnya, sabun nabati menggunakan tiga jenis minyak yang berfungsi sebagai: penyetabil, pembuat busa, dan pelembab kulit. Di Indonesia, si penyetabil sabun adalah minyak sawit. Sedang si pembuat busa dipegang minyak kelapa. Minyak zaitun dan lemak coklat berfungsi sebagai pelembab kulit.

Minyak sawit mudah didapatkan di toko-toko kelontong. Minyak kelapa tradisional banyak terdapat di pasar di desa-desa, jika di kota terpaksa saya membeli minyak kelapa produksi Dorang yang harganya Rp.20.000/liter. Dua kali lebih mahal daripada minyak sawit. Saya tak menggunakan VCO karena harganya mahal. Apalagi minyak kelapa hanya dibutuhkan sedikit, kurang dari 30% dalam satu resep. Fungsi minyak kelapa untuk menghasilkan busa. Jika minyak kelapa lebih dari 30% dalam satu resep, justru akan membuat kulit menjadi kering.

Sebagai pelembab, saya gunakan minyak zaitun atau lemak coklat (cocoa butter). Minyak zaitun murah, ukuran 1 liter, bisa dibeli di kampung arab kota bersangkutan. Harganya sekitar Rp.90.000/liter. Saya menghindari membeli minyak zaitun yang dikeluarkan merk kosmetik tertentu. Selain harganya mahal, juga sudah dicampur parfum tertentu. Tidak alami lagi.

Jika membeli cocoa butter ke toko bahan kosmetik, harganya sekitar Rp 35.000-45.000 per ons. Jika membeli langsung ke pabrik pengolahan coklat, jauh lebih murah dari itu. Tapi mesti membeli beberapa kilogram sekaligus. Biasanya saya membeli cocoa butter ke pusat penelitian kopi dan kakao di Jember, beberapa kilogram sekaligus.

Bahan yang penting lainnya adalah soda api, baik berupa KOH maupun NaOH. Soda api bisa dibeli di toko kimia, harga sekilo sekitar Rp.15.000. Ini berat minimal pembeliani. Walau termasuk bahan kimia, sabun yang dibuat menggunakan soda api mudah diuraikan oleh lingkungan. Di masa silam, orang memanfaatkan air hujan untuk mendapatkan soda api secara alami. Kini, kita cukup membelinya di toko. Oya, tanpa soda api tak mungkin terbentuk sabun.

Sebetulnya ada bahan kimia lain yang biasa dipakai untuk membuat sabun. Namanya SLS (Sodiun Laureth Sulfate). Namun SLS tidak ramah lingkungan. Memang harganya murah, sehingga banyak digunakan oleh industri sabun, deterjen, sampo, hingga sabun pencuci muka. Padahal SLS berbahaya buat kulit, bisa menimbulkan iritasi pada kulit sensitif, menggerus kelembaban alami kulit, dan mengurangi produksi minyak kulit. Sabun yang dijual di pasaran, yang harganya murah, menggunakan SLS sebagai salah satu bahannya.

Sebelum membuat sabun, Anda harus mempersiapkan alat-alat, yaitu:

1.timbangan (sebaiknya timbangan digital)

2.cawan (dari gelas)

3.pengaduk (sebaiknya dari sendok stainlesssteel atau kayu)

4.wadah adonan sabun

5.sarung tangan plastik

6.masker

7.termometer

8.alat cetak, bisa berupa kardus maupun wadah plastik yang dilapisi kertas

9.mixer

Contoh resep sederhana: Sabun Coklat

bahan: lemak coklat 300 gram

            minyak kelapa 150 gram

            minyak sawit 200 gram

            soda api (saya pakai kadar lemak 5%) : 92,09 gram

            air : 198 ml

Cara membuat:

1.timbang soda api, lalu masukkan sedikit demi sedikit soda api ke dalam cawan gelas berisi air dan aduk. Air dalam cawan akan menjadi panas dan keruh sesaat. Lakukan dengan hati-hati, agar kulit tidak terbakar

2.panaskan lemak coklat, campur dengan minyak kelapa dan minyak sawit dalam wadah plastik, aduk hingga bercampur sempurna.

3.jika suhu di cawan sama dengan suhu di lemak, sekitar 38-40 C, maka masukkan larutan soda api ke wadah lemak, lalu aduk menggunakan mixer hingga cairan mengental dan terbentuk trace. Trace terbentuk jika jejak adukan membekas dan adonan menjadi lebih padat.

Anda bisa saja mengaduk menggunakan tangan, jika tak memiliki mixer. Namun akan membutuhkan waktu sedikit lebih lama. Misalnya mengaduk menggunakan sendok kayu selama 15 menit. Lalu diamkan sejenak hingga adonan mulai memadat, lalu aduk lagi hingga terbentuk trace.

4.jika sudah terbentuk trace, masukkan adonan ke dalam cetakan. Lalu masukkan cetakan ke dalam dos, bungkus dengan handuk, tempatkan di ruang gelap -misalnya kolong tempat tidur- dan biarkan sela a dua hari.

5. setelah dua hari, lepaskan sabun dari cetakan, potong-potong sesuai keinginan, dan biarkan di udara terbuka beberapa hari. Sabun baru aman dikonsumsi minimal seminggu kemudian. Semakin lama didiamkan semakin baik, karena akan mengendurkan pengaruh soda api di dalam sabun.

6.sebelum mencuci alat-alat bekas pembuatan sabun, sebaiknya olesi dulu dengan cuka apel untuk menetralisir soda api yang bersifat korosif. usai mencuci alat, sering-sering olesi tangan dengan minyak zaitun atau minyak lainnya agar kulit tangan tidak mengelupas.

Selamat mencoba 😀

Oya, untuk pertanyaan seputar sabun, sila kunjungi blog saya http://soap4fun.blogspot.com/ karena saya tak mampu menjawab pertanyaan yang masuk via email satu per satu. 😀

Berhubung banyaknya pertanyaan yang masuk sehubungan dengan cocoa butter, Anda dapat membeli cocoa butter ke saya, dengan harga Rp.30.000/100 gram atau Rp.120.000/500 gram belum termasuk ongkos kirim. Cocoa butter yang tersedia adalah jenis yang beraoma coklat kuat. Anda juga bisa membeli langsung ke pusat penelitian kopi dan coklat di Jember, atau di toko-toko online di internet.

setelah minyak bercampur larutan soda api dan siap diaduk

setelah minyak bercampur larutan soda api dan siap diaduk

trace itu

trace itu

adonan dalam cetakan

adonan dalam cetakan

sabun yang sudah jadi dan dibungkus dengan kertas bekas (resi pos) :D

sabun yang sudah jadi dan dibungkus dengan kertas bekas (resi pos) 😀

Advertisements