Tags

, ,


Saya memiliki keloid yang cenderung memanjang dan melebar, hasil operasi 7 tahun lalu. Panjangnya lebih 12 cm, belakangan ini terasa gatal, panas, cenut-cenut, dan melebar serta menebal.

minyak jarak

minyak jarak,

Dulu, beberapa waktu usai operasi, saya rajin mengoleskan salep dari dokter, misal salep merk mederma. Namun harga salep ini tidak murah, sekitar Rp.140-160 ribuan, dan sebulan bisa menghabiskan 3-4 salep tanpa hasil yang berarti. Akibatnya, penggunaan salep pun saya hentikan. Mau operasi atau laser, tidak punya cukup bea. Jadi saya pasrah saja punya keloid. Namun rupanya keloid saya cenderung berkembang seiring aktivitas badan yang meningkat.

Iseng saya browsing mencari obat tradisional untuk mengatasi keloid. Lalu saya temukan beberapa, di antaranya madu, bawang putih, baking soda, dan jus lemon. Saya pun mulai bereksperimen.

 

Madu memang menghaluskan keloid, namun kerap membuat lengket di kaos atau baju. Harganya pun tidak murah. Lagipula sayang kalau cuma dijadikan obat oles. Mending madunya buat jamu atau campuran teh.

Saya lalu berpindah ke bawang putih yang lebih murah. Baru beberapa menit melabur keloid dengan bawang putih, panasnya sudah terasa. Juga timbul rasa sakit dan berair. Saya jadi jengah. Demikian pula pada pemakaian baking soda. Kedua cara ini pun saya tinggalkan.

Jus lemon dan lidah buaya bisa juga dioleskan ke keloid. Namun saya tak mampu menyediakan kedua bahan ini setiap hari. Jadi kemudian saya tinggalkan juga.

minyak esensial lavender, foto ambil dari natural hut, toko langganan saya

minyak esensial lavender, foto ambil dari natural hut, toko langganan saya

Dalam sebuah artikel yang saya baca, minyak jarak bisa menyamarkan keloid. Beruntung saya suka membuat sabun. Saya selalu punya persediaan minyak jarak melimpah untuk bahan sabun. Maka kemudian  saya oleskan minyak jarak 2-3 kali sehari,terutama usai mandi atau jika terasa gatal. Agar tidak begitu lengket, minyak jarak saya tambahkan sedikit minyak zaitun dan beberapa tetes minyak esensial lavender sebagai pereda rasa gatal.

Resepnya sederhana : 2 sendok makan minyak jarak ditambak 1 sendok makan minyak zaitun dan 3-5 tetes minyak esensial lavender,

Resep di atas saya campur merata, untuk sediaan sekitar seminggu buat dioleskan ke keloid yang sudah melebar dan panjang itu.

Resep ini ternyata cukup mumpuni. Rasa gatal mereda, keloid tidak menebal atau melebar lagi. Bahkan dua bulan kemudian keloid mulai menyempit, rata dan tidak terasa tebal lagi. Saat menuliskan artikel ini, saya masih rajin mengoleskan minyak jarak ke keloid. Saya tahu butuh kesabaran untuk menghilangkan keloid dengan minyak jarak. Butuh waktu lama, memang. Tapi tak mengapa, karena prosesnya tidak menyakitkan dan terbukti aman serta tidak membuat baju atau kaos kotor. Lagipula, keloid saya sudah berumur 7 tahun. Kalau masih baru tentu akan cepat hilang.

Sebetulnya masih banyak manfaat minyak jarak selain sebagai penyamar keloid. Misalnya sebagai penyubur rambut, mengobati kebotakan, obat luka dan penyakit kulit, sebagai obat pencahar, mempercepat kelahiran, dan masih banyak lagi. Yang jelas, satu sudah saya buktikan kehebatannya. Penyamar keloid.

Salam sehat,