Tags

, , , ,


Awal Juni saya mendapat kiriman lidah buaya dari seorang teman maya -belum pernah berjumpa muka- yang setia menjadi pelanggan sabun-sampo saya. Teman ini sedang panen lidah buaya di kebunnya. Kaget juga menerima paketnya. Gel lidah buaya seberat 2 kg dipaketkan dalam kardus dengan botol plastik berlapis plastik. “Banyak sekali,” pikir saya. Karena sudah menempuh semalam perjalanan -dari Sidoarjo ke Surabaya via Wahana- gel lidah buaya ini tak bisa dimakan, namun bisa dipacaki menjadi aneka produk non makanan. Hanya, ‘banyaknya’ itu yang membuat kepala keliyengan. Sebelum kadaluarsa, saya harus segera mengawetkannya agar tahan berbulan-bulan disimpan di kulkas, yah minimal 3-6 bulanlah. Eman-eman kalau tak bisa dioptimalkan manfaatnya.

Mengawetkan Lidah Buaya

Saya lalu mempersiapkan vitamin C dalam bentuk kristal (asam sitrat)-tidak boleh menggunakan xonce, vit c yang kapsul atau pil yang siap ditelan- dan vitamin E dalam bentuk minyak dengan kadar tertentu yang cukup buat mengawetkan 2 kg gel lidah buaya. Lalu kedua vitamin saya campur gel lidah buaya lalu saya mixer agar tercampur merata. Kemudian campuran lidah buaya baru saya masukkan botol kembali dan disimpan di kulkas. Akhirnya saya memiliki persediaan lidah buaya untuk beberapa  bulan :D.

jus lidah buaya

Selama ini kaum perempuan lebih mengenal lidahbuaya sebagai penyubur rambut. Biasanya mereka menggunakan lidah buaya secara langsung. Lidah buaya dibelah, lalu gelnya dioleskan langsung ke rambut. Beberapa saat kemudian mereka keramas. Memang, lidah buaya berkhasiat menyuburkan rambut sekaligus mencegah rambut rontok.

Mengkonsumsi Lidah Buaya

Adakalanya kita temui penjual es lida buaya. Gel lidah buaya dalam bentuk kotak kecil-kecil dijual sebagai campuran es. Konon, es lidah buaya mampu mengobati panas dalam. Yang kurang pembeli sadari, lidah buaya juga bisa menurunkan berat badan asal tidak dikonsumsi campur gula hehe.. Paling bagus gel lidah buaya dicuci dulu, dibuang lendir kekuningannya, dijus, dicampur tomat, buah naga, atau jeruk, lalu diminum setiap pagi sebagai pembuka sarapan. Dijamin, selain tubuh mengurus, juga semakin kuat dan awet muda. Jika Anda memiliki kebun lidah buaya, sila mencoba setiap hari. Hasilnya nanti laporkan saya setelah sebulan 😛

 

es lidah buaya, peredam panas dalam dan pengurus badan (tanpa gula)

Belakangan, lidah buaya sudah banyak diproduksi sebagai minuman instan, berbentuk serbuk dan siap tuang. Yang perlu Anda perhatika, lidah buaya olahan seperti ini sudah kehilangan sebagian besar nutrisinya. Jadi, jangan berharap banyak mendapat manfaat hebat jika meminum lidah buaya instan. Cukup sudah jika dahaga Anda terobati.

Jika berniat mengkonsumsi lidah buaya, sebaiknya menggunakan lidah buaya segar. Andai ingin menyimpannya di kulkas, maksimal hanya bagus disimpan semalam. Lebih dari itu nilai nutrisinya menurun drastis.

Sediaan gel lidah buaya tanpa pengawet, jika disimpan di kulkas hanya bagus digunakan selama seminggu. Itu sebabnya butuh pengawet agar dapat menggunakan sediaan lidah buaya dalam waktu lama. Karena itu, jika ingin menggunakan lidah buaya dalam tempo lama, potonglah lidah buaya utuh, lalu simpan di kulkas, jangan yang berbentuk gel. Potongan lidah buaya utuh bisa bertahan bulanan jika disimpan di kulkas, bahkan bisa dikonsumsi langsung jika membutuhkan.

Lidah Buaya untuk Produk Lain.

Sediaan lidah buaya di kulkas saya pergunakan untuk beragam kebutuhan, di antaranya bahan sabun dan sampo. Saya pilih dalam bentuk sediaan mentah (raw) bukan ekstrak dengan pertimbangan lebih alami. Ekstrak lidah buaya biasanya dibuat menggunakan campuran alkohol atau gliserin. Yang ini, tak perlu repot-repot menggunakan perangkat macam-macam. Vitamin C dan vitamin E yang menjadi pengawet pun tak membahayakan kulit.

sabun sekaligus sampo lidah buaya

Kalau ingin menjadikannya sebagai sampo cair yang alami, cukup mencampur gel lidah buaya dengan air, lalu ditambahkan madu. Dijamin rambut menjadi sangat halus dan lemas usai keramas. Sayangnya sampo ini tak mampu membuat kepala botak menjadi ditumbuhi rambut atau menghilangkan ketombe. Jadi lagi-lagi saya membuat eksperimen, mencampur bahan sampo kopi dengan lidah buaya. Hasilnya, sampo yang lebih menghaluskan rambut, mencegah rontok, menyuburkan, mengobati kebotakan serta mencegah uban. Pada beberapa kejadian, sampo malah mengubah warna rambut menjadi kecoklatan.

Sediaan gel lidah buaya juga dapat menjadi pelembab kulit atau lotion, cukup dengan mencampurnya dengan beberapa tetes minyak esensial sebagai pewangi. Namun, produk ini tak tahan lama, terutama jika disimpan dalam suhu kamar. Aroma kuat lidah buaya juga kerap menguar, sehingga harus disimpan di ruang ber-AC atau kulkas.

“Bagaimana jika hendak mengentalkan gel lidah buaya seperti dalam produk-produk kosmetik yang diperdagangkan?” tanya seorang kawan.

Gel lidah buaya yang diperdagangkan biasanya sudah dicampur vaselin atau vita jelly. Namun Anda dapat membuatnya dengan mencampur gel lidah buaya dengan minyak kelapa -VCO- dan beeswax. Namun saya kurang tahu berapa lama umur gel padat ini. Jadi sila bereksperimen sendiri. Yang pasti, si gel lidah buaya dapat dijadikan tabir surya, pelembab kulit, mengobati kulit terbakar dan menghilangkan bekas luka, termasuk keloid dan luka dengan bekas serius.

Selamat Mencoba 😀

 

 

 

Advertisements